Kunjungan

REKOMENDASI Hasil Workshop Peran PT dalam Pembinaan Olahraga Nasional



REKOMENDASI
HASIL WORKSHOP PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM
PEMBINAAN OLAHRAGA DI INDONESIA

ASOSIASI GURU BESAR KEOLAHRAGAAN REPUBLIK INDONESIA (AGBKORI), DAN FORUM DEKAN FIK  INDONESIA





AGBKORI dan Forum Dekan FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK Indonesia merekomendasikan:
1.   Mendorong  dibukanya SMK Olahraga, untuk mendukung  pembangunan olahraga nasional
2.   Perlunya melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan PPLP dan PPLM
3.   Untuk menunjang pembinaan olahraga sejak usia dini, Kemenpora dengan dukungan/bersama-sama dengan AGBKORI dan Forum Dekan FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK Indonesia mendorong Kemendikbud untuk meninjau kembali kewajiban mengajar 24 jam pada guru Penjas, karena beban mengajar 24 jam menyebabkan para guru Penjas kehilangan kesempatan untuk membina olahraga dan menemukan atlet-atlet berbakat sejak usia dini.
4.   Dengan dukungan Kemenpora, perlu segera dibentuk jejaring kerjasama dengan perguruan tinggi keolahragaan di luar negeri untuk mendorong percepatan peningakatan kualitas SDM keolahragaan di Indonesia.
5.   Diperlukan  dukungan Kemenpora untuk mendorong Kemendikbud/Dirjendikti agar melakukan peninjauan kembali terhadap sistem rekruitmen mahasiswa baru  FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK , khususnya mengenai standar minimal kualitas fisik dan penguasaan keterampilan keolahragaan  yang harus dimiliki oleh para calon mahasiswa baru
6.   Agar IPTEK keolahragaan dapat diterima dan diimplementasikan secara efektif di tataran praksis pembinaan olahraga, perlu ada upaya untuk membuat IPTEKOR lebih komunikatif dan dapat dengan mudah dipahami dan diterapkan.
7.   Perlu membangun sistem yang efektif agar pembangunan 3 pilar keolahragaan nasional, yaitu olahraga rekreasi, olahraga pendidikan dan olahraga prestasi dapat berlangsung secara optimal dan berkesinambungan.
8.   FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK  harus membuat sentra-sentra pembinaan ketiga pilar keolahragaan nasional, dengan kekhususan yang sesuai dengan potensi masing-masing lembaga
9.   Diperlukan  dukungan Kemenpora untuk mendorong Kemendikbud agar di masa yang akan datang, rekruitmen dosen keolahragaan harus memperhatikan kebutuhan, arah pengembangan lembaga pendidikan. Untuk itu kompetensi keolahragaan para calon  menjadi pertimbangan utama. 
10. FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK  dan Asdep IPTEK Kemenpora perlu mendorong dan mengarahkan kegiatan riset aplikatif untuk menunjang pengembangan dan pembangunan tiga pilar keolahragaan
11. Ikut mengawal dan memastikan implementasi Undang-Undang Keolahragaan Nasional
12. FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK  perlu menyiapkan tenaga pelatih siap pakai, dan melakukan pendampingan pada pelatih-pelatih sebagai bagian dari Tri Dharma
13. Untuk lebih mendekatkan jarak antara pendidikan tinggi dan masyarakat luas, FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK  perlu membuka Lembaga Layanan Keolahragaan, yang mampu memberikan bantuan, jawaban, solusi yang diperlukan masyarakat dalam rangka membangun 3 pilar keolahragaan
14. FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK  ikut mengawal dan mendorong pelaksanaan SPM keolahragaan di tingkat Kabupaten/Kota.
15. Sudah saatnya Kemenpora dan pemerintah daerah mengangkat  Pimpinan dan tenaga keolahragaan di Dinas Olahraga di setiap provinsi dan kabupaten/kota, dari SDM yang memiliki pengetahuan dan kompetensi keolahragaan
16. AGBKORI dan Forum Dekan FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK Indonesia mendorong lembaga pendidikan tinggi keolahragaan yang saat ini masih berstatus program studi dan jurusan, untuk sesegera mungkin ditingkatkan menjadi fakultas, agar dapat membantu penguatan lembaga untuk mendorong pembangunan olahraga nasional


Atas nama AGBKORI dan Forum Dekan FIK/FPOK/FOK/FIKK /JPOK  Indonesia
Peserta Workshop Peran Perguruan Tinggi Dalam Pembinaan Olahraga Di Indonesia
Bandung, 23-25 Juni 2014

Pimpinan Sidang,




                Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd                                                 Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes